Sunday, 30 April 2017
Anda Berada di : Beranda » Kemnaker Terus Matangkan Pemangangan 200 Ribu Calon Pekerja

Kemnaker Terus Matangkan Pemangangan 200 Ribu Calon Pekerja

Dalam rangka mempercepat penyerapan angkatan kerja yang terus bertambah setiap tahunnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mencari terobosan aksi. Salah satunya adalah dengan membuka program pemagangan massal untuk melatih calon pekerja lebih profesional dan skillable.


Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalatas) Kemnaker, Khairul Anwar, menegaskan bahwa pematangan agenda pemagangan untuk 200 ribu calon pekerja ini dengan mengundang stakeholder dari dinas dan Kadin serta perusahaan bertujuan untuk mempercepat sinergi program ini. Hal ini penting agar saat dilaunching oleh presiden bulan juli mendatang, bisa langsung berjalan dengan baik dan sukses.


"Jadi kita ingin menerima masukan dari berbagai pihak yang terlibat agar saat program ini kita launching, semua bisa berjalan dengan lancar. Kita minta support dan kerjasamanya," terang Khairul saat memimpin rapat koordinasi program pemagangan di kantor Kemnaker, Jl Gatot Subroto, Jakarta, selasa (3/5/2016).


Sementara itu wakil dari Toyota, Miftah menjelaskan bahwa program ini harus dimulai dari perusaahaan yang siap betul. Ini sangat penting untuk menjaga agar program ini mendapat kepercayaan publik dan akhirnya direspon baik oleh masyarakat.


"Kalau kita mulai dari perusahaan sektor tertentu yang ready, dan sukses, maka ini akan menjadi role model atau banchmark oleh dikembangkan di sektor yang lain," terang Miftah.


Selanjutnya itu, Direktur Standar dan Kompetensi Kemnaker, Suhadi menambahkan, untuk profesi yang belum ada SKKNI maka bisa menggunakan SKKNI di perusahaan tersebut. Karena sampai saat ini belum semua profesi memiliki SKKNI.


"Misalnya di bidang otomotif, tidak semua bidang memiliki SKKNI. Seperti perakitan kita belum punya, yang ada baru maintenance dan perbaikan itu yang sudah ada hingga kurikulum dan silabinya," terang Suhadi.

Banner