BP2MI Tanggap dalam Pencegahan Penyebarluasan COVID-19

BP2MI Tanggap dalam Pencegahan Penyebarluasan COVID-19

Jakarta, BP2MI (27/03/2020) - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tanggap dalam upaya pencegahan penyebarluasan virus Corona (COVID-19) di lingkungan kerja BP2MI, terlebih karena telah ditetapkannya COVID-19 sebagai darurat kesehatan global (Public Health Emergency of International Concern) sejak 30 Januari 2020 oleh World Health Organization (WHO).

Plt Kepala Biro Keuangan dan Umum, Sukmo Yuwono, mengatakan BP2MI secara rutin telah melakukan penyemprotan disinfektan di setiap ruang kerja di kantor BP2MI, Jakarta, utamanya di ruang layanan publik seperti Unit Pelayanan Publik (UPP).

"Hal ini menjadi perhatian kita, dan harus dilakukan secara rutin terutama di tempat-tempat yang menjadi tempat untuk layanan publik," ujarnya.

Sukmo menambahkan, pengujian suhu tubuh pada pegawai dan pengunjung yang akan masuk ke gedung BP2MI juga telah dilakukan. Jika ditemukan suhu tubuh diatas 37,5 derajat maka diminta untuk kembali ke rumah.

Disamping itu, BP2MI secara rutin tiap harinya melakukan pembersihan menggunakan cairan disinfektan di area-area yang dapat menjadi penyebaran virus, seperti di lift, handle pintu, railing tangga, kursi dan mesin absensi pegawai. Serta memastikan hand sanitizer dan sabun cuci tangan selalu tersedia di sudut ruangan dan kamar mandi. Sejak tanggal 17 Maret 2020, sehubungan dengan telah keluarnya Surat Edaran No 01 Tahun 2020 tentang Panduan Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara, Pengaturan Perjalanan Dinas/Penyelenggaraan Rapat-Rapat, Pelayanan Publik dan Pelayanan Penempatan PMI dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan BP2MI, para pegawai BP2MI juga telah melakukan work from home (WFH) untuk meminimalisir aktivitas di luar rumah.

"Kita mengikuti arahan Presiden RI untuk bekerja dirumah, demi memutus rantai penyebaran COVID-19," jelas Sukmo.*** (Humas/SD)


Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again