PEMULANGAN 25 CPMI ASAL KABUPATEN LEBAK

PEMULANGAN 25 CPMI ASAL KABUPATEN LEBAK
Serang, Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Banten bersama Pengawas Ketenagakerjaan Kemnaker RI berhasil menggagalkan penempatan calon PMI (Pekerja Migran Indonesia) non procedural asal Kabupaten Lebak sebanyak 25 orang. 25 Orang hasil penggerebekan yang dilakukan bersama ementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) ini rencananya akan diberangkatkan ke Negara penempatan Australia pada 02 januari 2022.  Dari 25 orang ini dijanjikan akan dipekerjakan di perkebunan apel dan dijanjikan gaji sebesar 4000 AUD  (Dolar Australia) atau setara dengan 41 juta rupiah/bulan. Oleh karena dokumen dari 25 calon PMI asal Kabupaten Lebak ini tidak lengkap, maka Pemerintah melakukan tindak pencegahan. Mereka mengaku membayar sebesar 4 juta/orang untuk pengurusan paspor dan medical check-up.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Banten, H. Al Hamidi,S.Sos,M.Si tetap berkomitment dalam penanganan/pencegahan PMI Non Prosedural yang ada di Provinsi Banten hingga saat ini. Dari ke 25 CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia) asal Kabupaten Lebak setelah mendapatkan pembekalan serta arahan dari Kadisnakertrans Provinsi Banten, lalu di serahkan ke tempat asalnya masing-masing pada selasa (11/2/2022) melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lebak yang lansung di damping oleh pihak Kemnaker RI, UPT B3MI Serang serta Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dan Transmigrasi dan Tim Satgas Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Banten.
Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again